Selenggarakan Seminar Nasional Kebudayaan, HIMA SOSANT Hadirkan Sujiwo Tejo

Sabtu (20/10) Himpunan Mahasiswa Sosiologi dan Antropologi FIS UNNES menyelenggarakan Seminar Nasional Kebudayaan, bertempat di Audiotorium Prof Wuryanto UNNES kegiatan ini dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial UNNES Dr. Moh. Solehatul Mustofa M.A. Dalam Sambutannya beliau menyampaikan, saat ini kita berada di era disrupsi dimana semua berubah dengan cepat. Pengetahuan dan Pemahaman  nilai-nilai budaya sangat di perlukan guna dijadikan pegangan dalam menitih tahapan zaman. Selanjutnya Beliau berpesan kepada mahasiswa supaya senantiasa mempertahankan nila-nila kebudayaan ditengah perkembangan era digital.

Seminar Nasional yang mengangkat tema tentang “Urgensi Nilai-Nilai Budaya di Era Disrupsi” ini mengundang Budayawan Nasional Sujiwo Tejo dan CEO PT Identix Pratama Indonesia sekaligus penggiat batik nasional Irma Susanti., S.Pd. dengan Moderator Drs. Ilyas M.Ag dosen FIP UNNES. dalam ceramahnya di hadapan hampir 1000 mahsiswa, Sujiwo Tedjo menekankan “jika kita ingin lebih hebat dari negara lain, maka kita harus nguri-uri budaya kita”.

Kegiatan ini semakin meriah ketika sujewo Tejo membawakan lagu yang dikolaburasikan bersama paduan suara UNNES. ada beberapa lagu yang dinyanyikan seperti lagu Sugih Tanpo Bondo, Semacam Riang, Lullaby dan lagu Jawa lainnya ciptaan sujewo tejo.

JURUSAN SOSIOLOGI DAN ANTROPOLOGI FIS UNNES MENJADI TUAN RUMAH DALAM KEGIATAN RAKORNAS AP3SI

Jurusan sosiologi dan antropologi  FIS UNNES menjadi tuan rumah dalam kegiatan Rapat Kordinasi Nasional Asosiasi Profesi Peneliti dan Pendidik Sosiologi Indonesia (AP3SI) pada tanggal (11-12/10). Bertempat di Hotel Grasia Semarang, kegiatan ini dihadiri 14 Perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.

Rakornas AP3SI ini dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FIS UNNES Drs Ngabiyanto, M.Si dalam sambutannya beliau menyampaikan, kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan hubungan kerjasama lintas Perguruan Tinggi di Indonesia. Implementasi nyata dari kegiatan kerjasama  tersebut bisa ditunjukan dengan dilaksanakanya pertukaran dosen lintas perguruan tinggi, kerjasama dalam PPG, pengembangan penelitian bersama, turut berpartisipasi dengan mengirimkan delegasi mahasiswa dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan di Perguruan Tinggi.

Kegiatan Rakornas AP3SI ini secara garis besar menghasilkan beberapa rumusan diantaranya; penguatan kelembagaan lintas Perguruan Tinggi, Advokasi PPG, Olimpiade Guru Sosiologi Nasional, Seminar Internasional dengan Prosiding Terindek Scopus, dan Pengembangan Jurnal.

Public Lecture: Hans Antlov Berbicara Tentang Knowledge Sector Initiative-RTI International

Rabu (10/10) Jurusan Sosiologi dan Antropologi menyelenggarakan kegiatan Public Lecture dengan pembicara Hans Antlov (Knowledge Sector Initiative-RTI International). Dalam kesempatan ini Hans berbicara tentang “The Challenges in Contemporary Social Science Research”. Acara dimoderatori oleh Dr. Nugroho Trisnu Brata, M.Hum.

Kegiatan ini cukup menarik minat mahasiswa, banyak mahasiswa Sosant yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mereka sangat antusias dalam mengikuti jalannya acara yang diselenggarakan di Gd C7, Lt. 3 FIS ini.

Dalam ceramahnya Hans menyampaikan bawa “Arah pembangunan yang dicanangkan pemerintah saat ini adalah bagaimana membangun manusia dan peradabannya, dengan berbasis pada local knowledge. Segudang teori belum tentu sama dengan konsep kebenaran yang dikembangkan oleh masyarakat lokal. Dan mestinya bisa lebih banyak lagi local knowledge yang bisa dijadikan pertimbangan oleh pemerintah untuk perencanaan pembangunan ke depan. Oleh karena itu, kajian-kajian teoretik memang penting di dunia ini, akan lebih bermakna lagi jika teori-teori tersebut dibumikan, dan bermanfaat bagi perkembangan peradaban manusia”. Papar Hans.

Riset Bersama Sosant UNNES-Sosiologi UTM di Tanah Madura

Tanggal 25-28 September 2018 menjadi momen istimewa bagi UNNES dan Univ Trunojoyo Madura (UTM). Pada rentang waktu tersebut, telah dilakukan Riset Bersama tentang Sapi Sonok Madura di Desa Dempo Timur, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan. Sapi sonok sendiri merupakan salah satu bentuk aktualisasi sistem sosial budaya Madura yang khas. Kontes sapi sonok atau sapi cantik adalah sisi lain dari bagaimana sapi menjadi bagian dari denyut nadi masyarakat pedesaan Madura, selain dari sapi kerapan.

Penelitian ini dipayungi oleh kegiatan Kuliah Lapangan Masyarakat dan Kebudayaan yang secara rutin dilakukan oleh Jurusan Sosiologi dan Antropologi UNNES pada tiap tahunnya. Kegiatan ini diikuti oleh 81 mahasiswa serta 6 dosen Sosant UNNES dan 20 mahasiswa beserta 4 dosen UTM.

Menurut koordinator Kuliah Lapangan , Hartati Sulistyo Rini, S.Sos, M.A., hal ini terlaksana bukan hanya sebagai bagian dari perkuliahan lapangan yg melatih mahasiswa utk melakukan penelitian lapangan. Adanya kolaborasi ini adalah juga bagian dari komitmen Jurusan Sosiologi dan Antropologi UNNES utk memperluas jejaring tri dharma perguruan tinggi sebagai modal sosial yang memperkuat kelembagaan dan kualitas penelitian.

Hasil dari riset ini akan disusun dan dipublikasikan bersama oleh kedua belah pihak. Riset ini diharapkan akan memperkuat khazanah kebhinekaan Indonesia dalam perspektif Sosiologi dan Antropologi.

Dr. Totok Rochana, M.A. resmi menjadi doktor ke – 9 di Sosant

Pak Totok bersama Tim Penguji

Setelah melalui perjuangan panjang dan tak kenal lelah, akhirnya salah satu dosen senior Jurusan Sosiologi dan Antropologi FIS UNNES, Pak Totok Rochana atau yang populer dengan panggilan Pak T.O. hari ini tanggal 30 Agustus 2018 menjalani Ujian Terbuka Promosi doktor di Program Pasca Sarjana UNNES, dan secara resmi berhak menyandang gelar doktor di Bidang Manajemen Pendidikan. Dengan demikian, saat ini dari 22 orang dosen Jurusan Sosant, 9 orang diantaranya telah menyandang gelar doktor dan menjadikan Sosant sebagai jurusan dengan jumlah doktor terbanyak di Fakultas Ilmu Sosial UNNES.

Selamat kepada Pak Totok , semoga keberadaan Doktor pendidikan yang baru akan semakin memperkuat Jurusan SOSANT dalam mendukung upaya revitalisasi LPTK yang telah dicanangkan UNNES.

Empat Dosen Sosant Presentasikan Artikel Ilmiahnya di Singapura

Pekan lalu, 16-19 Mei 2018 empat dosen Jurusan Sosiologi dan Antropologi yaitu  Ibu Asma Luthfi, M.Hum, Ibu Antari Ayuning Arsi, M.Si. , Bapak Fajar, M.Pd.  dan Bapak Harto Wicaksono, M.A.  mempresentasikan artikel ilmiahnya di ajang “International Sociological Association Conference on Changing Demography and Changing Families” yang diselenggarakan oleh International Sociological Association & National University of Singapore

“Banyak pengalaman menarik yang kami dapatkan selama di Singapura. Presentasi Alhamdulillah berjalan lancar. Iklim akademik yang sangat menyenangkan. Dan perjalanan wisata yang juga menyenangkan”, papar salah satu dosen Pak Harto Wicaksono.

Fika Presentasikan Artikelnya di International Conference On Public Health 2018, UNS

Nuzulul Fika Aulia, mahasisa Jurusan Sosiologi dan Antropologi FIS UNNES, kembali menambah catatan prestasinya. Kali ini ia telah melakukan presentasi oral pada Internasional Conference on Publik Health 2018 yang diselenggarakan oleh Program Pascasarjana UNS, tanggal 18-19 April 2018.

Kegiatan yang bertema “Revitalizing Family Planning Program and Women’s Empowerment for the Improvement of Population Well-being and Economic Development” ini memiliki 3 macam kegiatan yang menyangkut dengan tema yang telah disebutkan diatas oral presentatioan, seminar, dan workshop.

Pesertanya adalah mahasiswa aktif perguruan tinggi negeri/swasta se-Indonesia, program diploma, sarjana, magister, doktoral dan profesi. Sebelumnya dilakukan penjurian berkas dengan mengirim abstrak, selanjutnya setelah terdapat pengumuman nama-nama tim yang dinyatakan lolos abtrak dan berhak untuk presentasi oral.

Pada kesempatan kali ini, Fika mempresentasikan artikelnya yang berjudul “Allert Village Program; as an Effort to Reducing Maternal Mortality Case in Brebes, Central Java”.

Fika 4

Rizki Aulia Fajrin, Satu diantara 5000 Peserta Apel Kebangsaan Pelajar Indonesia

Poros Pelajar Indonesia yang terdiri dari 3 Organisasi Kepemudaan dan Kepelajaran besar di Indonesia yaitu IPM (Ikatan Pemuda Muhammadiyah), IPNU (Ikatan Pemuda Nahdlotul Ulama), dan PII (Pelajar Islam Indonesia) menggelar Apel Kebangsaan Pelajar Indonesia pada Rabu, 2 Mei 2018 di Lapangan Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (PP PON Kemenpora RI) Cibubur, serta akan dilanjutkan dengan agenda Kemah Pendidikan sampai Kamis, 3 Mei 2018 di tempat yang sama dengan tema “Sinergitas Pelajar Mengawal NKRI”.

Kegiatan apel ini merupakan apel akbar pertama yang dihadiri oleh 5000 pelajar se-Indonesia dan perwakilan 21 pemuda dari negara ASEAN dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional. Satu diantara 5000 pelajar tersebut adalah Rizka Aulia Fajrin, Mahasiswa Semester IV Jurusan Sosiologi dan Antropologi FIS UNNES.

Apel Kebangsaan dihadiri oleh Mentri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi. Beliau sangat mengapresiasi adanya kerjasama yang sangat bagus antara IPM, IPNU, dan PII. Menurutnya, Apel kebangsaan ini adalah salah satu bentuk ikhtiar kita untuk tetap mempersatukan NKRI.

Kemah Pendidikan sendiri sudah dibuka pada Selasa, 1 Mei 2018 yang diikuti oleh 300 kader IPM, IPNU, dan PII. Kegiatan kemah ini dimaksudkan untuk mempererat tali silaturrahmi anak bangsa dalam meningkatkan rasa Persatuan dan Kesatuan bangsa, menguatkan semangat nasionalisme organisasi pelajar, dan menguatkan peran organisasi pelajar dalam membangun bangsa. Tag Heuer Replica Replica Watches Replica Tag Heuer ρεπλίκα ρολόγια

Sebagai penutup, Ketua Umum Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII), Husin Tasrik Makrup Nasution memaparkan bahwa dengan adanya kegiatan ini, harapannya tidak ada lagi yang mengkotak-kotak kan pelajar di Indonesia dengan melihat latar belakang organisasi. Dan kedepan akan diadakan kegiatan serupa setiap tahunnya.

Khoriskiya Raih Juara II Sociology and Anthropology National Essay Competition 2018

Sabtu (28/4) HIMA Sosiologi dan Antropologi telah sukses menyelenggarakan kegiatan Sociology and Anthropology National Essay Competition (SANEC) tahun 2018. Ada sejumlah 115 essay yang turut berkompetisi, yang datang dari perguruan tinggi se Indonesia, diantaranya dari UI, UGM, IPB, UNDIP, UPN Veteran Jawa Timur, UNIMED, UNESA, UNP, Universitas Riau, Universitas Haluoleo, UM, UNAIR, Universitas Muhammadiyah Makasar, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas PGRI Madiun, UNRAM, Universitas Udayana, Universitas Hasanudin, dan perguruan tinggi lainnya.

Acara ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Ketua Jurusan Sosiologi dan Antropologi, Pendamping HIMA, dan tamu undangan dari lembaga kemahasiswaan di lingkungan FIS UNNES.

“Kalau kita ingin abadi, maka menulis lah. Banyak ilmuwan besar dan para filsuf yang namanya abadi karena menulis. Buah-buah pikirnya menginspirasi masyarakat dunia, dikenal diseluruh penjuru dunia. Itu semua karena mereka menulis. Maka, saya menyambut baik kegiatan-kegiatan menulis semacam ini. Selamat berkompetisi, semoga berprestasi! Jadikan momentum ini juga untuk memperluas networkhing kalian semua. Selamat! Papar Mustofa, Dekan FIS dalam sambutannya.

Keluar sebagai Juara I dalam event ini adalah Anggun Firmansyah dan Aswin Catya Pawana dari Universitas Negeri Makasar, yang mengangkat artikel tentang “Samawa Scrabble: Game Edukasi Terbaru Sebagai Upaya Revitalisasi Bahasa dan Aksara Sumbawa Berbasis Android”.

Sedangkan perwakilan dari UNNES sendiri, Khoriskiya Novita, Bagja Riyanto, dan Ahmad Akhirudin keluar sebagai Juara II. Khoirskiya dkk mengangkat artikel ilmiah tentang “Pawang Nyentrik: Revitalisasi dan Reaktualisasi Pelestarian Bahasa Jawa Di Era Globalisasi Melalui Pagelaran Wayang Nyentrik Dengan Lakon ‘Baline Kamukten Jati’ Untuk Memperkukuh Ketahanan Budaya Bangsa (Studi Kasus Di Kota Semarang, Jawa Tengah)”.

Juara III berhasil di raih oleh Mahasiswa Institut Pertanian Bogor, Rizky Diyu Purnama dan Rahmatu syifa dengan artikel ilmiah berjudul “Bolus Fertilitas Domba Berbasis Tanaman Lokal Daun Kenikir (Cosmos Caudatus) Sebagai Upaya Membangun Perekonomian Peternakan Tradisional Di Kabupaten Bogor, Jawa Barat”.

Dr. Thriwaty Arsal Presentasikan Artikelnya di 64th BESSH, Bangkok Thailand

Satu lagi, doktor di Jurusan Sosiologi dan Antropologi meraih reputasi internasional. Kali ini, Dr. Thriwaty Arsal mempresentasikan artikelnya yang berjudul “The Impact of Steam Electricity Power Plant Development on the Economic and Social Activities of the Community” di ajang The 64th International Conference on Business, Economics, Social Sciences, and Humanities (The 64th BESHH)” tahun 2018 di Bangkok, Thailand.

Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 23-24 April 2018 di Hotel Novotel Bangkok Ploenchit Sukhumvit, Thailand.

“Reputasi internasional terus kami tingkatkan. InsyaAllah tahun ini akan ada banyak dosen Jurusan Sosiologi dan Antropologi yang meraih reputasi internasional. Ini sangat positif bagi lembaga. Dan kami terus mendukung Ibu Bapak dosen untuk terus berkarya.” Papar Kuncoro Bayu selaku Ketua Jurusan Sosiologi dan Antropologi.