Teliti Implementasi Nilai Etika Jawa pada Gaya Hidup Siswa SMP, Elly Kismini Raih Gelar Doktor

Hari ini, Kamis 12 Nov 2020 segenap civitas Jurusan Sosiologi dan Antropologi FIS UNNES merasakan kebahagiaan karena salah satu dosen sosant yaitu ibu Elly Kismini telah menjalani ujian promosi doktor dan dinyatakan lulus sebagai doktor di bidang pendidikan IPS  setelah mempertahankan disertasinya yg berjudul “Implementasi Nilai Etika Jawa pada Gaya Hidup Siswa SMP”, di depan dewan penguji dengan predikat “Sangat Memuaskan”.

Dr. Elly Kismini, M.Si. telah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul, “Implementasi Nilai Etika Jawa pada Gaya Hidup Siswa SMP”, di depan dewan penguji dengan predikat “Sangat Memuaskan”.

Penelitian Dr. Elly Kismini, M.Si. mengungkapkan bahwa nilai-nilai etika Jawa pada siswa SMP sudah mulai memudar, ini sebagai dampak perkembangan zaman dan kurangnya perhatian orang tua terhadap pendidikan anak, kurangnya guru Bimbingan Konseling, dan guru yang tidak sesuai dengan bidang keilmuannya. Dibutuhkan upaya penguatan implementasi nilai-nilai etika Jawa pada siswa SMP melalui habituasi dan internalisasi yang melibatkan tri pusat pendidikan yaitu siswa, guru/sekolah, dan orang tua”, tuturnya.

Dekan Dr. Moh. Solehatul Mustofa, M.A. mengungkapkan, hari ini FIS bertambah dua doktor baru, salah satunya yakni Dr. Elly Kismini, M.Si. Diraihnya gelar tersebut menjadikan Dr. Elly Kismini, M.Si. sebagai Doktor ke-10 di Jurusan Pendidikan Sosiologi dan Antropologi. Tenaga pendidik di lingkungan FIS UNNES senantiasa didorong untuk terus berkembang sejalan dengan program universitas yang berkomitmen penuh mewujudkan SDM yang unggul.

 

-Jef-

Jurusan Sosiologi dan Antropologi FIS UNNES Gandeng MGMP Sosiologi JATENG Menyelenggarakan Webinar Series

Jurusan Sosiologi dan Antropologi FIS UNNES meluncurkan kegaitan Webinar Seri Kependidikan, pada selasa (25/08/2020). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Jurusan Sosiologi dan Antropologi FIS UNNES, MGMP Sosiologi Jawa Tengah dan Asosiasi Profesi Pendidik dan Peneliti Sosiologi Indonesia (AP3SI). Dalam kegaitan Webinar Seri Kependidikan yang ke-1 (pertama) ini mengangkat tema tentang “Sharing Asyik Seputar Pembelajaran Online Sosiologi”.

Tampil sebagai pembicara dalam kegiatan ini adalah, dari unsur Dosen Prof. Dr Elly Malihah M. Si Guru Besar Sosiologi UPI Bandung dan Dr. Gunawan M. Hum Dosen Jurusan Sosant FIS UNNES. Selanjutnya perwakilan dari Guru diwakili oleh Suhadi S. Pd., M. Pd Guru SMA 1 Pamotan dan Novi Sulistyani S. Pd Guru SMA 1 Batur. Peserta dalam kegiatan webinar ini sebanyak 100 orang, mereka adalah perwakilan Guru Sosiologi di Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah.

 

Webinar Kependidikan ini merupakan salah satu kegiatan implementasi MoU antara Jurusan Sosiologi dan Antropologi dengan MGMP Sosiologi Jawa Tengah. Webinar Kependidikan ini rencananya akan dilaksanakan secara seri sebanyak 5 kali sebagai upaya untuk menemukan solusi terhadap masalah-masalah yg dihadapi guru sosiologi, utamanya pada masa Pendemi Covid-19.  Secara khusus. pada seri pertama ini, pelaksanaan webinar juga menggandeng AP3SI sebagai bentuk. Kerja kolaborasi antar berbagai lembaga yang terkait, agar pembelajaran sosiologi dapat memberikan aksi nyata bagi masyarakat di masa pandemi Covid 19 ini”, ujar Asma Luthfi, Ketua Jurusan Sosiologi dan Antropologi UNNES.

-Jef-

HIMA SOSANT GELAR FINAL SANEC (Sociology and Antropologi National Essay Competition) Tahun 2020

Sabtu (25/7) Himpunan Mahasiswa Sosiologi dan Antropologi (HIMA SOSANT) menyelenggarakan sesi final kegiatan perlombaan karya ilmiah yang diikuti oleh mahasiswa diseluruh Indonesia yang bertajuk SANEC (Sociology and Antropologi National Essay Competition) tahun 2020. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wadah dari hasil kreatifitas mahasiswa dalam bidang penulisan karya ilmiah. Selain itu kegiatan ini dapat meningkatkan kepekaan terhadap keberagaman perbedaan yang ada di Indonesia, serta meningkatkan minat mahasiswa untuk mengembangkan keahlian dalam bidang penulisan karya ilmiah.

Meskipun keadaan terhalang karena adanya pandemic covid-19 ini, tidak menyurutkan semangat panitia dan peserta, agar kegiatan ini tetap terus berlanjut dan mahasiswa terus berkarya dalam bidang penulisan karya ilmiah. Dengan mengusung Tema umum “Peran Generasi Millenial Dalam Menghadapi Tantangan Global Melalui Optimalisasi Pembangunan Dan Revitalisasi Kearifan Lokal Untuk Mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) 2030”. Kegiatan SANEC 2020 ini diikuti oleh 105 Tim dengan jumlah 234 peserta dari 44 Perguruan Tinggi se Indonesia. Final lomba digelar secara online dengan media Zoom.

Sesi final SANEC yang dilaksanakan pada hari Sabtu (25/7) pukul 09.00 WIB diawali sambutan dari Ketua Jurusan Sosiologi dan Antropologi, Asma Luthfi S.Thi., M. Hum., serta dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial UNNES, Prof. Dr. Eva Banowati, M.Si.

Babak Final SANEC 2020 ini diikuti oleh 15 Tim Finalis SANEC 2020 yang sebelumnya telah lolos dari proses seleksi dan penjurian karya secara tertulis. Kegiatan final ini dilaksanakan menggunakan aplikasi Zoom sebagai media pengganti karena pelaksanaan yang tidak bisa dilakukan secara tatap muka. Proses kegiatan final berlangsung dengan baik, meskipun terdapat halangan seperti gangguan jaringan sinyal beberapa peserta ketika presentasi sedang berlangsung. Pelaksaanaannya dilakukan dengan presentasi dari peserta finalis, kemudian dilanjut dengan juri kegiatan SANEC 2020 yang sangat aktif dan kritis dalam memberikan memberikan pertanyaan kepada peserta.

Dari 15 finalis tersebut diperoleh hasil kejuaraan sebagai berikut :
JUARA 1 dari Tim Universitas Negeri Semarang atas nama Elsa lutmilarita Amanatin dan Muh Iqbal Arif Amrullah.
JUARA 2 dari Tim Universitas Mataram atas nama Didin Setiawan, Nurhasanah, dan Rezi Cahya Nopia Azim.
JUARA 3 dari Tim Universitas Mataram atas nama Titania Safira Nurhidayah dan Evi Sapitri

 

Sedangkan BEST PRESENTATION diraih oleh peserta dari Universitas Negeri Surabaya atas nama Muhammad Yayan Putra Pratama, Widya Dwi Rahmawati, dan Dewi Kartika Sari.

Selamat bagi para pemenang dan peserta lainnya yang telah berusaha semaksimal mungkin dan berkontribusi dalam kegiatan SANEC 2020. Sampai jumpa pada event SANEC selanjutnya pada tahun depan.

 

 

 

 

(Jef)

Melalui Jurusan SOSANT, FIS UNNES Jalin Kerjasama dengan APSI Pusat selenggarakan Webinar Nasional

Pada Hari Sabtu, 25 Juli 2020, telah diselenggarakan WEBINAR NASIONAL dengan Tema “Peran Strategis Pengawas Sekolah Dalam Pendampingan Pembelajaran Jarak Jauh Di Masa Pandemi COVID-19” yang merupakan implementasi dari Perjanjian Kerjasama antara Fakultas Ilmu Sosial UNNES melalui Jurusan SOSANT dengan Pengurus Pusat Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI).

Webinar ini menghadirkan Narasumber Dr. Moh Solehatul Mustofa, M.A., (Dekan FIS UNNES), Dr. Santi Ambarrukmi, M.Ed. (Direktur P3GTK Kemendikbud), Dede Yusuf, S.T, M.I.Pol. (Komisi X DPR RI) dan Dr. Agus Sukoco, M.M. (Ketua Umum APSI Pusat).

Dalam webinar kali ini dibahas mengenai berbagai tantangan dan strategi yang dihadapi oleh para pengawas sekolah dalam melakukan fungsinya untuk mensupervisi sekolah, memastikan berjalannya Standar Nasional Pendidikan dengan baik di satuan pendidikan, serta mendukung peningkatan mutu akademik dan fungsional tenaga pendidik.Tentu tidak mudah menjalankan tugas tersebut di masa – masa Pandemi seperti saat ini karena pengawasan harus dilakukan secara jarak jauh dan meminimalisir tatap muka langsung. Oleh sebab itu, pengawas sekolah di era kenormalan baru seperti saat ini harus menambah kompetensi dan literasi dalam aspek penguasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi Digital sehingga mampu beradaptasi dengan tuntutan perubahan jaman.

 

Kerjasama dengan APSI Pusat ini juga juga terselenggara atas bantuan Prof. Dr. Tri Marhaeni Pudji Astuti, M.Hum. sebagai pembina APSI Pusat yang telah membantu dalam proses komunikasi antara FIS UNNES, khususnya Jurusan Sosiologi dan Antropologi dengan Pengurus Pusat Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI).

Bagi Anda yang ingin menyaksikan lebih lengkap, rekaman webinar dapat diakses di Channel Youtube APSI DIGITAL atau di link https://www.youtube.com/watch?v=FmWl5PtOsfw&feature=youtu.be

 

(Jef)

Kesempatan Mengikuti Pelatihan Intensif “SUPERCAMP TRAINING 2020” untuk Penguatan Prestasi Mahasiswa FIS UNNES

Prestasi mahasiswa adalah salah satu tolok ukur penting dalam reputasi Perguruan Tinggi. Tanpa sistem pendampingan yang baik dari lembaga akan sulit tercapai prestasi dan reputasi yang diharapkan. Oleh sebab itu, pembinaan prestasi yang konkrit mutlak dibutuhkan untuk menyiapkan kader mahasiswa yang kompetitif dan siap bertarung dalam berbagai ajang kompetisi nasional maupun internasional. Sebagai salah satu upaya untuk menjawab tantangan tersebut, Tim Riset Terapan LP2M UNNES bersama Fakultas Ilmu Sosial menyelenggarakan pilot project “SUPERCAMP Training 2020” bagi mahasiswa FIS UNNES.

Adapun tujuan dari kegiatan Supercamp Training ini diantaranya:
1) Memetakan dan mengidentifikasi potensi mahasiswa berprestasi;
2) Mengasah dan mengembangkan potensi mahasiswa melalui Program Pembinaan yang Inovatif dan Menyenangkan; dan
3) Meningkatkan capaian pemeringkatan FIS UNNES di bidang kemahasiswaan untuk mendukung program internasionalisasi UNNES.

Kegiatan akan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan intensif selama 3 hari pada tanggal 7-9 Agustus 2020. Materi pelatihan akan disampaikan oleh para instruktur yang handal dan berkompeten dibidangnya, meliputi: Sharing Knowledge (Akses info lomba/seminar, akses literatur, dll); Praktik Penulisan Artikel Ilmiah; Praktik Penulisan Essai Lomba; Public Speaking & Presentasi Bahasa Inggris; Penyusunan Media Presentation; Pendampingan penulisan; dan Pengiriman karya ke lomba/konferensi.

Selain materi, pengalaman dan keterampilan yang dapat diperoleh, berbagai benefit kegiatan menarik untuk peserta adalah : Free biaya akomodasi dan konsumsi; T-Shirt SuperCamp; Free seminar kit; Sertifikat pelatihan; Subsidi biaya pendaftaran lomba, penghargaan Best Participant Award untuk peserta terbaik, dan Free English Course di Pare untuk tiga peserta terpilih.

Syarat Peserta
• Mahasiswa FIS UNNES semester 3 dan 5 (Angkatan 2018 dan 2019)
• IPK minimal 3,50
• Pernah mengikuti kejuaraan/kegiatan ilmiah/pelatihan ilmiah, minimal sebagai peserta/partisipan (Lomba, PKM, Seminar/ Konferensi Nasional/Internasional, Delegasi Ilmiah, Pelatihan/Workshop, dan sejenisnya)
• Membawa laptop saat kegiatan Training.
• Bersedia mengikuti kegiatan sampai akhir.

Prosedur Pendaftaran Peserta
1.  Pendaftaran: 20-31 Juli 2020
Mekanisme pendaftaran:
a) Menyusun draft essai lomba (minimal 1 halaman) dan Draft Artikel untuk konferensi (judul, latar belakang, rumusan masalah)
b) Membuat Biodata / CV (format terlampir)
c) File transkrip nilai sampai semester terakhir
d) Scan bukti prestasi/pelatihan/publikasi (dijadikan dalam satu file pdf)
e) Upload flyer/pamflet kegiatan/perlombaan/konferensi yang akan diikuti pada tahun 2020.
f) Point a) sampai e) diunggah oleh calon peserta melalui Formulir pendaftaran peserta di Google Form berikut : http://bit.ly/RegistrasiSUPERCAMP

2. Pengumuman penerimaan calon peserta SuperCamp Training pada hari Senin, 3 Agustus 2020 melalui website fis.unnes.ac.id. Akan dipilih 10 kandidat terbaik untuk mengikuti SuperCamp Training.

Siapkan diri kalian untuk bergabung dalam kegiatan “Supercamp Training”, arena pembinaan mahasiswa FIS UNNES dalam mempersiapkan diri meraih prestasi di kompetisi /forum ilmiah nasional dan internasional. Jangan lewatkan kesempatan emas ini. Ayo bersama-sama kita majukan potensi diri dan meraih prestasi !

Time Line
• Pendaftaran                      : 20-30 Juli 2020
• Pengumuman                   : 3 Agustus 2020
• Technical Meeting          : 6 Agustus 2020
• Pelaksanaan Training    :7-9 Agustus 2020

Note :
• Kegiatan dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan
• Registrasi Peserta di : http://bit.ly/RegistrasiSUPERCAMP
• Format CV/Biodata Pendaftar unduh di : https://bit.ly/FormCV_SUPERCAMP
• Info lebih lanjut ke narahubung: Didi Pramono S.Pd., M.Pd (0856-4080-4990) dan Noviani Achmad Putri S.Pd., M.Pd (0856-4063-9350)

 

(Jef)

Sosant Hadir di Podcast UNNES

Di era digital yang semakin menguat saat ini, banyak cara untuk bisa berinteraksi dan berbagi informasi, salah satunya melalui media sosial. Nah, jika Anda tertarik untuk mengulik lebih mendalam tentang apa dan bagaimana Jurusan Sosiologi dan Antropologi FIS UNNES, saat ini informasi tentang Jurusan Sosiologi dan Antropologi FIS UNNES telah hadir di Podcas UNNES edisi ke-9. Selengkapnya bisa disimak disini.

Penerimaan Mahasiswa Baru Program Studi Pendidikan Sosiologi & Antropologi, S1

Sedang mencari jurusan favorit ?? Program Studi Pendidikan Sosiologi & Antropologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang membuka pendaftaran mahasiswa baru jalur Seleksi Mandiri (SM-UNNES). Prodi ini memiliki SDM dosen lulusan dari berbagai PT terkemuka di dalam dan luar negeri. Dosen terdiri dari (Profesor, Doktor, Magister) yang berkompeten di bidangnya. Jumlah SKS yang wajib ditempuh oleh mahasiswa untuk menyelesaikan studi minimum 144 SKS, terdiri atas Mata Kuliah Umum, Mata Kuliah Keahlian, dan Mata Kuliah Pilihan.

Prodi ini memiliki Laboratorium Produksi Media Audio-Visual, Laboratorium Praktik Mengajar (Microteaching), dan Laboratorium Pusat Kajian dan Pengembangan Masyarakat Pedesaan yang dapat menunjang prestasi mahasiswa. Lulusan Pendidikan Sosiologi & Antropologi berpeluang menjadi Guru/Dosen Sosiologi & Antropologi, Peneliti Sosial Budaya, Penulis Buku/Artikel, Jurnalis, Kewirausahaan Sosial, Konsultan, Fasilitator, Pemberdayaan Masyarakat, Pegawai Negeri Sipil (PNS/ASN), Pegawai BUMN, Pegawai Swasta, dll.

Pendaftaran bisa dilakukan pada :
Pendaftaran Online                      : 18 Mei-3 Agustus 2020
Pembayaran Pendaftaran        : 18 Mei- 4 Agustus 2020
Pengumuman Hasil Seleksi     : 13 Agustus 2020

Segera daftarkan diri kalian…
Informasi pendaftaran lebih lanjut bisa di akses disini.

Pelatihan Public Speaking bersama Wahyu Triana

Jumat (20/12) Sosant kedatangan tamu spesial. Kali ini Wahyu Triana, alumni Jurusan Sosiologi dan Antropologi yang telah sukses dan malang melintang di bidang kepewaraan, berkesempatan membagikan ilmunya kepada mahasiswa dalam kegiatan Pelatihan Public Speaking. Kegiatan ini sebagai bentuk pengembangan soft skill mahasiswa di era informasi seperti saat ini.

Perlu diketahui, Wahyu Triana merupakan alumni Sosant dengan predikat sebagai lulusan terbaik, yang juga berhasil mendapatkan Beasiswa LPDP di Jurusan Antropologi UGM. Di lain kesempatan, dia juga meraih prestasi sebagai Miss Persahabatan Wardah 2018.

Saat ini dia disibukkan dengan menjadi MC di banyak kegiatan Bappenas, LPDP Nasional, dan di banyak event lainnya.

“Suatu kebanggaan mahasiswa  Sosant bisa belajar langsung dari alumninya. Sekaligus ini sebagai wujud kontribusi alumni dalam memajukan almamaternya. Sesuai dengan kompetensi yang dimiliki alumni. Ke depan akan ada banyak alumni yang kami libatkan dalam pengembangan SDM Unggul Mahasiswa Jurusan Sosiologi dan Antropologi” papar Asma selaku Ketua Jurusan Sosant.

Features: Inspirasi dari Sosiolog Perempuan Indonesia yang Mendunia

Wawancara dengan Prof Atik

Setiap wanita memiliki kedudukan yang sama dimata dunia. Hal demikian sering disebut dengan istilah Gender Equality. Bidang inilah yang kemudian digeluti oleh seorang cendekiawan cantik dari Yogyakarta yaitu Prof. Siti Kusujiarti, Ph. D. atau yang lebih dikenal dengan nama Prof. Atik, Ketua Departemen Sosiologi dan Antropologi, Warren Wilson College di North Carolina Amerika Serikat. Kami (Elsa, Naila & Gaby) berkesempatan untuk dapat bertemu dan berbincang singkat dengan beliau disela-sela kunjungan akademiknya ke Jurusan Sosiologi dan Antropologi FIS UNNES pada hari Jumat 26 Juli 2019. Prof Atik adalah seorang sosiolog perempuan Indonesia yang sukses menembus karir akademik sebagai dosen di Amerika Serikat, bahkan saat ini menduduki jabatan sebagai Kepala Departemen di Warren Wilson College.

Prof Atik menjelaskan ketertarikannya dengan bidang Sosiologi mulai muncul saat masih SMP sehingga saat SMA beliau mantab memilih jurusan Ilmu Sosial. Perjalanannya sangat panjang dan tidak mudah hingga bisa mencapai karirnya di Negeri Paman Sam. Dimulai dari tahun 1988 beliau mendapatkan beasiswa untuk menempuh pendidikan magisternya di University of Kentucky, lalu beliau melanjutkan pendidikan doktornya dengan beasiswa di universitas yang sama sekaligus menjadi research assistant. Setelah menyelesaikan pendidikan doktoralnya beliau memutuskan untuk kembali ke Indonesia. Namun, tidak lama kemudian beliau mendapat tawaran kembali ke Amerika untuk mengikuti program post doctoral di Ohio University tahun 1997. Bersama dengan ex-advisor beliau berhasil menerbitkan buku pertamanya yang berjudul Power, Change, and Gender Relation in Rural Java. Hingga akhirnya Prof. Atik mulai mengajar di Warren Wilson College di negara bagian North Carolina pada tahun 2000 dan akhirnya menjadi kepala Departemen Sosiologi dan Antropologi pada tahun 2008 sampai sekarang.

Dalam merintis karir hingga seperti saat ini beliau memperoleh dukungan dari suami tercintanya. Rintangan yang dilalui selama ini adalah seputar isu mengenai multiple roles of gender dalam pembagian tugas rumah tangga. Namun, hal itu tak lantas menjadi masalah besar karena nyatanya rasa saling memahami dan mendukung satu sama lain mampu terwujud di tengah kehidupan rumah tangga pasangan ini, sehingga Prof. Atik dapat melalui masa-masa perjuangannya di Indonesia-Amerika. Saat mereka memiliki seorang bayi berusia 3 bulan, Prof. Atik mendapatkan tugas dan tanggung jawab mengikuti post doctoral di Ohio University. Beliau pun menginginkan untuk menunggu buah hatinya sampai berusia 7 bulan namun suaminya memutuskan untuk mengambil alih tugas mendidik anak kecilnya selama 3 tahun di Australia sebelum akhirnya bergabung menemui Prof. Atik di Amerika Serikat dan menetap di sana. Walaupun demikian, hal ini tidak memicu munculnya stratifikasi dalam keluargnya. “Dalam arti konsep gender kita harus lebih fleksibel sehingga dapat membuat perempuan lebih maju” ucap Prof. Ati menyimpulkan.

Menjadi akademisi perempuan yang memiliki jam terbang tinggi tidak lantas membuat Prof. Atik terjebak pada fase jenuh dan bosan berkepanjangan terhadap segala kepadatan pekerjaan yang beliau miliki. Beliau pun dengan murah hati membagikan kepada kami mengenai resep menjaga semangat dalam menjalani suatu pekerjaan yang sedang digeluti. Beliau mengungkapkan, “Pertama, kita harus melakukan pekerjaan yang kita sukai, traveling, dan nikmati variasi kegiatan dalam pekerjaan, serta harus memiliki tujuan dan alasan yang jelas mengenai pekerjaan tersebut”. Hal ini berhasil beliau terapkan dalam kehidupannya, beliau melakukan segala kegiatan dalam pekerjaannya dengan enjoy, melakukan perjalanan ke berbagai belahan bumi dan pulang ke Indonesia setahun sekali yang mana dalam kesempatan pulang itu pun masih beliau gunakan untuk berbagi pengalaman dan ilmu seperti yang beliau lakukan dalam acara Guest Lecture di UNNES pada Jumat, 26 Juli 2019 dengan tema “Gender and Development”. Selain itu, Prof.Atik tidak lupa memberikan motivasi kepada para pemuda sekarang untuk memiliki tujuan yang jelas dan percaya diri dengan kemampuan yang dimilikinya. Prof Atik pernah mengatakan tidak akan menikah sebelum mencapai pendidikan S3 nya. Begitulah prinsip beliau yang pernah tertanam pada dirinya saat itu. “Yakinlah dengan tujuan hidupmu, percaya diri dalam mencapai tujuan”, demikian pesan inspirasi sang Kartini masa kini di akhir percakapan yang kami lakukan.

—- Kontributor:  Elsa-Naila-Gaby (SOSANT2018)—

Dosen Sosiologi dari USA Isi Guest Lecture di Sosant FIS Unnes

Jumat (26/7/2019) Jurusan Sosiologi dan Antropologi kedatangan tamu istimewa, Prof. Siti Kusujiarti, Ph.D. pakar Sosiologi Gender sekaligus Chair of The Dept. of Sociology and Anthropology Warren Wilson College, North Carolina,  Amerika Serikat. Beliau hadir di SOSANT UNNES dalam bingkai kegiatan International Guest Lecture. Perempuan asli Yogyakarta ini merupakan akademisi Indonesia telah puluhan tahun mengajar sebagai dosen tetap di Amerika Serikat.
Kegiatan Guest Lecture SOSANT dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Arif Purnomo. Beliau sangat mengapresiasi kegiatan ini sebagai bagian dari program UNNES Mendunia sesuai dengan visi UNNES, dan Jurusan Sosiologi dan Antropologi sebagai salah satu komponen UNNES turut berkontribusi & berpartisipasi mencapai visi tersebut.
Dalam kesempatan ini beliau menyampaikan materi tentang Gender and Development, membahas lebih jauh tentang bagaimana kita harus bisa lebih berpikir kritis dan reflektif tentang peran, akses, dan manfaat dari masing-masing agen (baik laki-laki maupun perempuan) di dalam pembangunan masyarakat global.
Meskipun diselenggarakan pada saat liburan Semester, Guest Lecture ini mendapatkan sambutan yang hangat dari civitas akademika SOSANT bahkan juga para alumni maupun mahasiswa dari luar jurusan SOSANT juga hadir dan aktif dalam berdiskusi.