Jurusan Sosant Terima Tamu dari Prodi Sosiologi FISIB Universitas Trunojoyo

Jumat (28/7) Jurusan Sosiologi dan Antropologi FIS UNNES kedatagan tamu dari Prodi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya Universitas Trunojoyo, Madura. Tergabung dalam rombongan ini diantaranya Iskandar Dzulkarnain, Merlia Indah P., Ekna S., dan Husnuddin Lubis. Keempatnya merupakan fungsionaris di Prodi Sosiologi.

Setidaknya ada empat agenda dalam pertemuan ini, diantaranya pembahasan tentang pengelolaan jurnal, akreditasi prodi, pengelolaan laboratorium, dan penandatanganan MoM.

“Mudah-mudahan pertemuan ini mendatangkan manfaat bagi dua institusi kita. Ke depan, kita tindaklanjuti menjadi langkah nyata. Dan semoga juga di lain kesempatan kami bisa gantian berkunjung ke Universitas Trunojoyo”. Papar Kuncoro Bayu selaku Ketua Jurusan Sosiologi dan Antropologi.

Nugroho Trisnu Brata Presentasikan Artikelnya di The 10th ICAS Chiang Mai, Thailand

Akhir pekan lalu, 20-23 Juli 2017 salah satu dosen Jurusan Sosiologi dan Antropologi, Dr. Nugroho Trisnu Brata, M.Hum. mempresentasikan artikelnya dalam ajang The 10th Invernational Convention of Asia Scholars (ICAS) di Chiang Mai, Thailand.

ICAS merupakan pertemuan internasional terbesar di bidang kajian tentang Asia. ICAS menarik peserta dari lebih 60 negara untuk terlibat dalam dialog global di Asia yang melampaui batasan antara disiplin akademis dan wilayah geografis. Sejak 1997, ICAS telah membawa lebih dari 20.000 akademisi bersama di sembilan konvensi. Sekretariat ICAS dipandu oleh Institut Internasional untuk Studi Asia di Belanda.

Dalam ajang internasional ini, Nugroho Trisnu Brata mempresentasikan artikel berjudul “State Repression and Economic Impact of Artisanal Oil Mining Activities in Bojonegoro, Indonesia”. Secara umum, artikel ini membahas tentang konflik horizontal yang terjadi dalam area tambang minyak di Bojonegoro.

“Alhamdulillah, saya bisa bergabung dalam ICAS 10 di Chiang Mai, artikel yang saya kirim itu merupakan bagian kecil dari disertasi saya dalam studi di Universitas Gajah Mada. Saya memang selalu memiliki ketertarikan terhadap ajang-ajang ilmiah semacam itu, terlebih level internasional. InsyaAllah 6-7 Desember 2017 saya berencana untuk ikut dalam acara International Conference on South East Asia di University of Malaya. Mohon doanya dari teman-teman semua. Amin” papar Nugroho Trisnu Brata.

The 5th International Conference on Education and Social Sciences

Fakultas Ilmu Sosial bekerja sama dengan The Asia Pacific International Research Forum dalam menyelenggarakan The 5th International Conference on Education and Social Sciences. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 26 hingga 27 Juli 2017 bertempat di Hotel Pandanaran Semarang.

Konferensi ini terbagi menjadi 2 sidang pleno yang masing-masing diisi oleh keynote speakers. Setidaknya ada delapan keynote speakers yang berpartisipasi dalam kegiatan ini, diantaranya (1) Johan Richard Wientre, Ph.D from Chairperson of Internasional Indonesian Forum For Asian Studies IIFAS, Australia, dengan topik “Social Rural Adjustment in West Kalimantan”; (2) Dr. Kartini Aboo Talib from University Kebangsaan Malaysia, Malaysia dengan topik “Gender Issue in Malaysia Democracy”; (3) Prof. A. Rahman Tang Bin Abdullah, Ph.D from University Malaysia Sabah, Malaysia. Dengan topik “Peasant economy in Malaysia”; (4) Dr. Balraj Singh from Punjabi University Patala, India dengan topik “Indian Relations with South East Asian Countries”; (5) Dr. Maskota Delfi Andalas University, Indonesia dengan topik “Traditional Medicine use in Indonesia”; (6) Prof. Mesbah Kamal from Dhaka University, Bangladesh dengan topik “Moslem Communities in South and South East Asia”; (7) Prof. Dr. Mohd Noor Mansour from Institute of Ethnic Studies (KITA) University Kebangsaan Malaysia, Malaysia dengan topik “Ethnic Study in Malaysia”; (8) Prof. Dr. Warsono from Chairperson of Associate of Indonesian Social Science Education Scholars (HISPISI) dengan topik “Social Studies Education in Indonesia”.

Seusai sidang pleno, konferensi akan dilanjutkan dengan sidang paralel yang akan dilaksanakan selama dua hari. Masing-masing presenter yang berasal dari perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri akan mempresentasikan artikelnya.

Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar FIS Tahun 2017

KMD 2

Dekan FIS membuka secara resmi kegiatan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar FIS Tahun 2017

 

Gugus Latih Ilmu Sosial dan Pusdiklatcab Cakra Baswara Kota Semarang selenggarakan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar FIS Tahun 2017. Kegiatan ini berlangsung mulai dari tanggal 24-29 Juli 2017 bertempat di Lingkungan Kampus FIS UNNES. Setidaknya ada sekitar 150 mahasiswa berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Tepatnya hari ini Senin (24/7) kegiatan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar FIS Tahun 2017 secara resmi dibuka oleh Dekan FIS, Drs. Moh. Solehatul Mustofa, M.A. Dalam sambutannya, Beliau berpesan bahwa “Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar ini sangat penting untuk membekali mahasiswa dengan soft skill yang nantinya akan sangat berguna di masa yang akan datang. Baik bagi mahasiswa kependidikanmaupun non kependidikan, dan bahkan masyarakat umum. Kegiatan kepramukaan mengajarkan kita tentang Dasa Dharma Pramuka, yang sangat sejalan dengan delapan nilai konservasi. Selamat mengikuti kegiatan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar, selalu jaga kesehatan”.

Alfan, Mirza, dan Alif Raih Emas dalam Ajang 6th Bali International Choir Festival 2017

Prestasi gemilang berhasil ditorehkan oleh mahasiswa Jurusan Sosiologi dan Antropologi, Alfan Ariwibowo. Bersama dua rekannya lagi dari Jurusan Sejarah, yakni Mirza Rizki Putra dan Alif Nur Baskoro. Ketiganya mewakili Fakultas Ilmu Sosial yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paduan Suara Voice of Conservation (VOC) UNNES. Tim ini berhasil meraih Medali Emas untuk Kategori Folklore level 3 dalam ajang 6th Bali International Choir Festival 2017. Sedangkan untuk Kategori Scenic Folklore akan diumumkan pada tanggal 20 Juli 2017.

Kegiatan yang berlangsung mulai 14 s.d. 20 Juli 2017 di Bali ini diikuti oleh 12 negara, diantaranya Indonesia, Amerika, Inggris, Swis, Kanada, Tiongkok, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Malaysia, dan Filipina.

“Prestasi ini sungguh membanggakan, patut kita apresiasi. Ke depan mahasiswa FIS harus lebih banyak menjadi juara di berbagai ajang kompetisi. Kita tunggu, mudah-mudahan ada kabar baik lagi di tanggal 20 Juli 2017.” Komentar Moh. Solehatul Mustofa selaku Dekan FIS UNNES.

Sociology and Anthropology Education Fair, SAEF #2

Jumat (14/7) Jurusan Sosiologi dan Antropologi FIS UNNES menyelenggarakan SAEF #2. Pameran ini merupakan output dari Mata Kuliah Praktik Produksi Media yang diampu oleh Kuncoro Bayu Prasetyo, Hartati Sulistyo Rini, dan Gunawan.

Bertempat di Gedung C7 lantai 3 kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Dekan FIS, Moh. Solehatul Mustofa dan Wakil Dekan Bidang Akademik, Ngabiyanto.

“Saya mengapresiasi pameran ini, sangat menarik. Perkuliahan yang menghasilkan produk yang berguna bagi pembelajaran. Mudah-mudahan karya-karya ini berkontribusi bagi pengembangan jurusan, dan lebih luas lagi bagi pengembangan fakultas.”

Dengan mengusung tema “Kreasi Anak SosAnt dalam Keselarasan Edukasi”, kegiatan ini menampilkan produk-produk yang dihasilkan oleh laboratorium Jurusan Sosiologi dan Antropologi. Produk-produk tersebut diantaranya ensiklopedia suku bangsa di Indonesia, poster, dan video pembelajaran.

Puncaknya, kegiatan ini dilanjutkan dengan menampilkan enam video pembelajaran karya mahasiswa peserta perkuliahan Praktik Produksi Media. Enam karya tersebut diantaranya:

Kelompok 1: Video Pembelajaran dengan tema “Diferensiasi Sosial”

Kelompok 2
Kelompok 2: Video Pembelajaran dengan tema “Interaksi Sosial”

Kelompok 1ab

Kelompok 3: Video Pembelajaran dengan tema “Globalisasi”

Kelompok 3
Kelompok 4: Video Pembelajaran dengan tema “Harmoni in Diversity”Kelompok 6a

Kelompok 5: Video Pembelajaran dengan tema “Konflik dan Kekerasan”

Kelompok 4

Kelompok 6: video Pembelajaran dengan tema “Tipe-Tipe Tindakan Sosial menurut Max Weber”

Kelompok 5

Video Pembelajaran tersebut di atas dapat diakses di Laboratorium Jurusan Sosiologi dan Antropologi, FIS UNNES. Gedung C2 lantai 1 FIS, Kampus UNNES Sekaran Gunungpati Semarang.

 

Ujian Akhir Semester Genap 2016/2017 Jurusan Sosiologi dan Antropologi

Senin (10/7) secara serentak seluruh mahasiswa UNNES melaksanakan Ujian Alhir Semester Genap 2016/2017, termasuk diantaranya mahasiswa Jurusan Sosiologi dan Antropologi. Bertempat di Gedung C2 lantai 2 dan 3, mahasiswa tampak sibuk dengan lembar jawabnya masing-masing.
Sesuai dengan Kalender Akademik yang tertuang dalam Peraturan Rektor Nomor 15 Tahun 2016 tentang Kalender Akademik dan Kemahasiswaan Tahun Akademik 2016/2017, maka mahasiswa akan melaksanakan UAS mulai dari tanggal 10 hingga 21 Juli 2017.
“Mudah-mudahan mahasiswa bisa menjalani UAS ini dengan baik, sehingga memperoleh hasil optimal dalam studinya. Pesan saya, jaga kesehatan, atur pola makan, istirahat yang cukup. Agar bisa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan UAS ini”. Papar Kuncoro Bayu, selaku Ketua Jurusan Sosiologi dan Antropologi.
Hasil UAS ini nantinya akan diunggah pada saat yudisium melalui laman akademik.unnes.ac.id pada Hari Rabu, 26 Juli 2017.