Sosant Unnes gelar Olimpiade Sosiologi SMA/MA Nasional

Berikut Informasi Pendaftaran Olimpiade Sosiologi SMA/MA Se-Indonesia IV 2017

  1. Pendaftaran peserta s/d 4 November 2017
  2. Mengunduh dan mengisi form pendaftaran (dapat didownload di https://olimpiadesosiologi.wordpress.com/ )
  3. Membayar atau mentransfer biaya pendaftaran sebesar Rp. 200.000,- / siswa ke Bank BRI cabang KCP Unnes dengan nomor rekening 1270-01-010669-50-1 a.n. Ardyani Mulyaningrum
  4. Guru Pendamping tidak dikenakan biaya, namun jumlah guru pendamping maksimal 2 orang.
  5. Informasi dan konfirmasi pendaftaran melalui SMS/WA ke  0857-4701-4715 (Endri)
  6. Pendaftaran dianggap sah apabila telah mengirimkan formulir pendaftaran dan menunjukkan bukti transfer, serta telah melakukan regristrasi ulang pada saat pelaksanaan kegiatan.
  7. Formulir pendaftaran dan bukti transfer dikirim
    1. Email: olimpiadesosiologi@mail.unnes.ac.id (dengan discan, atau dalam bentuk Pdf),
    2. Diserahkan langsung atau kirim pos ke Jurusan Sosiologi dan Antropologi FIS Unnes, Gedung C6 Lt 1 Kampus Sekaran Gunungpati Semarang.
    3. Paling lambat 4 November 2017.
  8. Tautan informasi: WebOlimpiadeSosiologiUnnes

Hartati Sulistyo Rini Jalani Short Course di Belanda

Dosen Jurusan Sosiologi dan Antropologi, Hartati Sulistyo Rini kini sedang menjalani short course di Belanda. Kegiatan ini bertajuk Short Course of Social and Humanities 2017, yang diselenggarakan di Leiden University, KITLV, dan Vrije University Amsterdam, Belanda.

“Bu Lilis”, begitu sapaan akrab beliau, akan berada di Belanda selama satu bulan, dari tanggal 25 Oktober sampai 24 November 2017.

Short course ini diikuti oleh 20 dosen dari seluruh Indonesia, dan tiap peserta merupakan representasi dari universitas yang berbeda beda. Seleksi program dilakukan dalamm 2 tahap, yaitu seleksi administratif dan wawancara. Pendaftar pada bidang ilmu ini mempunyai jumlah pendaftar terbanyak, yaitu 159 dosen sosial humaniora dari seluruh indonesia.
Ke depan, program dalam bidang ini menjadi pilot project untuk bidang sosial humaniora karena bidang ini baru dilakukan pada tahun ini.
Short Course on Social and Humanities ini akan diisi dengan perkuliahan oleh beberapa profesor dari ketiga lembaga tersebut, pembelajaran mandiri di perpustakaan Leiden dan KITLV, serta field trip ke Brussel, Belgia.
Tujuan diadakannya kegiatan ini ada 2 yaitu terkait dengan penguatan calon proposal disertasi bagi para dosen magister dan penguatan artikel untuk diterbitkan di jurnal terindeks internasional bagi para dosen yg telah bergelar doktor.
“Kita semua berharap ini menjadi motivasi bagi para dosen muda lainnya, untuk bisa go international. Sehingga, ke depan akan sangat bermanfaat bagi reputasi lembaga.” Papar Kuncoro Bayu, selaku Ketua Jurusan Sosiologi dan Antropologi FIS UNNES.

Mahasiswa Sosant Lakukan Fieldstudy “Etnobotani & Etnomedicine” di Balai Litbang Tanaman Obat Tradisional Tawangmangu

Mahasiswa Jurusan SOSANT FIS UNNES pada hari Rabu, 25 Okt 2017 melakukan observasi lapangan ke Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat Tradisional di kawasan Tawangmangu, Karanganyar.  Kegiatan yang bertajuk “Observasi Kajian Etnobotani dan Herbal Etnomedicine” diikuti oleh mahasiswa yang mengambil mata kuliah sosiologi kesehatan dan antropologi Kesehatan, serta didampingi oleh  Dosen Makul tsb, yaitu Kuncoro Bayu P, M.A., Dr. Fadly Husain, Antari Ayuning Arsi,M.SI. dan Fajar, M.Pd. Disana, para mahasiswa diajak untuk mengidentifikasi nama tumbuhan, baik dalam aspek nama emic (nama yang digunakan masyarakat lokal), nama dalam bahasa Indonesia, maupun nama ilmiah (nama latin). Selain itu mahasiswa juga menggali pengetahuan lokal (local genius) yang ada dibalik tumbuhan tersebut terutama dalam pemanfaatannya utk pengobatan penyakit.
Observasi ini bertujuan untuk mengajak mahasiswa secara konkrit mengenali kearifan tradisional yang ada pada masyarakat Indonesia dalam aspek pengobatan rakyat (folk medicine), dimana masyarakat pribumi Indonesia telah sejak lama memiliki banyak pengetahuan lokal mengenai pemanfaatan tumbuhan sebagai sumber pengobatan. Dari observasi lapangan ini, mahasiswa menjadi mengetahui bahwa ternyata pengetahuan kesehatan lokal telah dimiliki oleh nenek moyang kita jauh sebelum berkembangnya sistem medis modern. Bahkan pengetahuan kesehatan tradisional masyarakat tersebut saat ini telah ditangani lebih serius oleh Balai Penelitian dan Pengembangan yang bernaung di bawah Kementerian Kesehatan ini, karena pengetahuan etnomedicine ini memiliki keunggulan dibanding pengobatan modern, yaitu sifatnya yang organik, alamiah dan jauh dari paparan kimiawi.
Kegiatan ini juga merupakan wujud nyata dari pelaksanaan visi Fakultas Ilmu Sosial yang concern thd konservasi nilai kearifan lokal, tradisi dan pengetahuan budaya lokal. Pengetahuan tradisional tentang pengobatan yang saat ini jarang dikenal generasi muda tersebut perlu terus dikenali dan dilestarikan sehingga akan terjaga kelestariaannya. Salam Konservasi !

Usai Senam Bersama, Rektor Resmikan Ruang Visual Laboratorium Terpadu FIS

Jumat (27/10) Rektor turut bergabung dalam senam pagi di Fakultas Ilmu Sosial, dilanjutkan dengan meresmikan Ruang Visual Laboratorium Terpadu FIS UNNES.

“Ruang Visual ini InsyaAllah menjadi media bagi para dosen dan mahasiswa untuk menampilkan karya-karyanya. Dikembangkannya Ruang Visual ini merupakan amanah pimpinan untuk masing-masing fakultas untuk mengembangkan laboratorium terpadu”. Papar Musthofa, Dekan FIS UNNES.

“Saya berharap Ruang Visual ini bisa mendatangkan banyak faedah diantaranya pertama, daya dongkrak bagi inovasi pendidikan di luar ruang kelas.
Kedua, laboratorium terpadu menjadi wahana bagi ruang riset dosen dan mahasiswa.
Dan ketiga, harapannya laboratorium bisa memiliki fungsi sosial, sebagai media pamer karya-karya dosen dan mahasiswa”. Papar Fathur Rokhman, selaku Rektor UNNES.
Beliau menambahkan bahwa “Laboratorium terpadu ini dimaknai sebagai keterpaduan antar rumpun ilmu dalam satu prodi, antar rumpun ilmu lintas prodi, antar lintas prodi dalam satu fakultas.

Acara dilanjutkan dengan peresmian dan menonton bersama profil FIS UNNES.

Rokhis dan Umi Resmi Memulai Program Pertukaran Mahasiswa di UNY

Mulai Selasa 24 Oktober 2017, dua mahasiswa Sosant dari angkatan 2015, Rokhis Saidah dan Siti Umi Fatichah secara resmi memulai kegiatan pertukaran mahasiswa antara Jurusan Sosant FIS UNNES dan Jurusan Pendidikan Sosiologi FIS UNY. Bersama Ketua Jurusan Sosant FIS UNNES Kuncoro Bayu Prasetyo, M.A., mereka diterima langsung oleh Dekan FIS UNY Prof. Dr. Ajat Sudrajat, M.Ag. didampingi Ketua Jurusan Pendidikan Sosiologi UNY, Grendy Hendrastomo, M.A beserta Sekjur, Pendamping HIMA dan Ketua HIMA Pendidikan Sosiologi FIS UNY. Pada berikutnya, Kamis, 26 Oktober Rokhis dan Umi juga diterima langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kerjasama UNY Dr. rer. nat. Senam.
Sebelumnya mereka bersama 19 mahasiswa UNNES lainnya telah dilepas secara resmi oleh Rektor UNNES, UNNES Prof Fathur pada Kamis, 19 Oktober 2017. Mereka mahasiswa UNNES yang terpilih mengikuti Program Permata Dikti (Pertukaran Mhs Tanah Air Nusantara ) yang terdiri dari mahasiswa FIS, FH, FE, FIK, FT, dan FMIPA. Program Permata Dikti bertujuan agar mahasiswa merasakan pengalaman belajar dalam kultur akademik yang berbeda sehingga akan memperluas cakrawala berpikirnya.
Mahasiswa peserta Program Permata mengambil beberapa mata kuliah di Perguruan Tinggi tujuan dan hasil studi dikonversikan dalam mata kuliah yang setara di Jurusan Pendidikan Sosiologi dan Antropologi FIS UNNES melalui mekanisme Credit Transfer. Selain itu permata juga bertujuan sebagai upaya mendukung integrasi nasional, agar mahasiswa dari berbagai daerah dapat saling mengenal dan berinteraksi secara harmonis.
Selain di UNY, Jurusan Sosant FIS UNNES juga telah mengirimkan dua mahasiswa dalam program yang sama ke Jurusan Pendidikan Sosiologi FIS Universitas Negeri Malang pada awal September lalu (Tutik Sulistyowati dan Dewi Rustiana), serta memberangkatkan dua mahasiswa lagi ke Jurusan Sosiologi dan Antropologi FIS Universitas Negeri Padang pada hari Kamis, 26 Oktober 2017 (Nurul Maulidah dan Dian Puspita Sary).

Jurusan Sosant FIS Kembali Kirim Empat Mahasiswa dalam Program Permata Dikti

WhatsApp Image 2017-10-19 at 13.43.59
Awal Semester Gasal 2017/2018 lalu, dua mahasiswa Jurusan Sosant terpilih mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Nusantara (Permata) Dikti atas nama Dewi Rustiana dan Tutik Sulistyowati. Selama 1 semester mereka mengambil kuliah di Prodi Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang.

Saat ini empat mahasiswa Jurusan Sosant kembali terpilih mengikuti Program Permata susulan, atas nama Siti Umi Fatichah dan Rokhis Saidah (Ke Prodi Pendidikan Sosiologi FIS UNY) dan Dian Puspita Sary & Nurul Maulidah (Ke Prodi Pendidikan Sosiologi dan Antropologi FIS UNP). Mereka adalah bagian dari 19 mahasiswa UNNES yang terpilih mengikuti Program Permata Dikti yang terdiri dari mahasiswa FIS, FH, FE, FIK, FT, dan FMIPA.

19 mahasiswa tersebut dilepas secara resmi oleh Rektor UNNES Prof Fathur pada Kamis, 19 Oktober 2017. Pesan dari Rektor “Jaga nama baik UNNES, jadilah mahasiswa hebat dan menjadi duta UNNES yang mengabarkan reputasi UNNES sebagai kampus berwawasan konservasi dan bertaraf internasional”.

Program Permata Dikti bertujuan agar mahasiswa merasakan pengalaman belajar dalam kultur akademik yang berbeda sehingga akan memperluas cakrawala berpikirnya. Mahasiswa mengambil beberapa mata kuliah di Perguruan Tinggi tujuan dan hasil studi dikonversikan dalam mata kuliah yang setara di Jurusan Pendidikan Sosiologi dan Antropologi FIS UNNES. Selain itu permata juga bertujuan sebagai upaya mendukung integrasi nasional, agar mahasiswa dari berbagai daerah dapat saling mengenal dan berinteraksi secara harmonis.

Alfan Juara 3 Lomba Keroncong Dinas Kepemuda dan Olah Raga Kota Semarang

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh civitas akademika Fakultas Ilmu Sosial. Dialah, Alfan Ariwibowo mahasiswa Jurusan Sosiologi dan Antropologi Semester 5. Ia berhasil menyabet juara 3 pada ajang Lomba Keroncong yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Semarang.

Dalam kehidupan sehari-hari di kampus, Alfan memang hobi bernyanyi dan kerap mengisi acara-acara kampus dengan menunjukkan kebolehannya dalam berolah vokal. Alfan juga tercatat sebagai salah satu anggota UKM Paduan Suara UNNES.

Lomba keroncong ini merupakan salah satu bidang yang dilombakan dalam acara Gelar Karya Kreatif dan Seni Budaya “Pemuda Semarang Hebat” Kota Semarang Tahun 2017. Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu, 7 Oktober 2017 bertempat di Taman KB (depan SMA Negeri 1 Semarang). Acara berlangsung cukup meriah karena selain lomba keroncong, juga ada beberapa acara lomba tari kreasi, inovasi kewirausahaan, gelar karya kreatif dan seni budaya yang lainnya.

Khoriskiya Novita dan Nurfatulloh Raih Juara 2 Lomba LKTI Tingkat Nasional

IMG-20171001-WA0002

Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh civitas akademika Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang. Kali ini Kriskiya Novita mahasiswa dari Jurusan Sosiologi dan Antropologi serta Nurfatulloh dari Jurusan Politik dan Kewarganegaraan yang berhasil menyabet Juara 2 Lomba Karya Tulis Ilmiah tingkat Nasional dalam ajang Temu Nasional Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Sosial dan Ilmu Politik se-Indonesia di Bangka Belitung.

Ucapan selamat mengalir deras kepada dosen pembimbing, pembina Lembaga Kemahasiswaan, dan Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial.

“Prestasi-prestasi semacam ini harus terus kita raih, kita dorong semaksimal mungkin. Karena bagaimana pun, mahasiswa adalah nafas perguruan tinggi. Semakin gemilang prestasi mahasiswa, maka akan semakin tinggi reputasi perguruan tinggi bersangkutan. Mudah-mudahan prestasi yang diraih Khoriskiya dan Nurfatulloh bisa menginspirasi mahasiswa lain, sehingga termotivasi untuk berprestasi.” Papar Ngabiyanto selaku Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan.

Atika Wijaya Raih Gelar Doktor Sosiologi dari Maastricht University, Belanda

IMG-20170928-WA0007

Atika Wijaya, Ph.D. Didampingi Suami dan Tim Penguji seusai Sidang Terbuka Mempertahankan Gelar Doktornya

 

Satu lagi, doktor dari Jurusan Sosiologi dan Antropologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang. Atika Wijaya, Ph.D. berhasil mempertahankan gelar doktor sosiologi dari Maastricht University Belanda, pada 27 September 2017.

Pada studinya, Atika berhasil menyelesaikan kajian tentang “Contested Sustainability Standards in Indonesian Agriculture; on the Process of Claiming Government Authority”. Singkatnya, desertasi Atika menjelaskan tentang peran pemerintah dalam program pertanian berkelanjutan.

“Dengan keberhasilan ini, menambah deret panjang doktor yang kami miliki. Mudah-mudahan bidang keilmuan bu Atika bermanfaat bagi mahasiswa, pengembangan lembaga, menginspirasi Ibu Bapak dosen yang lain untuk menempuh studi di luar negeri, dan tentunya semakin barokah. Amin ya robal alamin”. Papar Kuncoro Bayu selaku Ketua Jurusan Sosiologi dan Antropologi.