(Kembali) Khoriskiya Torehkan Prestasi di Ajang Himakua Paper Competition

Khoriskiya Novita, Mahasiswa Semester 5 Jurusan Sosiologi dan Antropologi kembali menorehkan prestasi akademik. Kali ini Paper yang diajukan Khoris berhasil meraih Juara II dalam Ajang Himakua Paper Competition yang diselenggarakan oleh Himakua Jurusan Budidaya Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya dari tanggal 16-18 November 2017. Akan tetapi jika diakumulasikan dengan poin penilaian lain (Presentasi dan Video Penunjang Gagasan dalam Paper), secara umum Khoris meraih gelar Juara III.

Dalam kompetisi ini, Khoris harus bertanding dengan sembilan finalis lainnya, yakni Antika Wati dari Akademi Komunitas Negeri Rejang Lebong, Eka Nur Afiani dari Universitas Negeri Semarang, Dwi Indah Lestari dari Institut Pertanian Bogor, Arif Setiawan dari Institut Pertanian Bogor, Ahmad Khoirur Roziq dari Universitas Sebelas Maret, Mulyadi dari Universitas Medan Area, Panji Dafa Amtajaya dari Universitas Gajah Mada, Nurul Huda dari Institut Pertanian Bogordan Solehah dari Universitas Pdjajaran.

Tidak mudah untuk bisa meraih prestasi membanggakan ini. Banyak perjuangan yang harus dilalui Khoris untuk sampai di Palembang. Mengingat sedikitnya dana yang disediakan oleh lembaga untuk memberangkatkan tim untuk berkompetisi di Universitas Sriwijaya. Khoris harus bekerja keras menjual bunga di Simpang Lima Kota Semarang selama dua minggu agar bisa membeli tiket pesawat.

“Akhirnya semua perjuangan ini berbuah manis, Alhamdulillah. Terima kasih kepada teman-teman seperjuangan yang telah rela membantu saya untuk bisa berkompetisi di Universitas Sriwijaya. Terima kasih Bapak Harto Wicaksono yang telah membimbing karya ilmiah saya. Capaian-capaian prestasi ini mudah-mudahan semakin memotivasi saya untuk bisa berkarya lebih baik lagi. Amin ya robal alamin.” Papar Khoris.

SMA Tarakanita Gading Serpong Tangerang Juara I Olimpiade Sosiologi Nasional IV se-Indonesia Tahun 2017

Kampus Fakultas Ilmu Sosial mendadak riuh. Sabtu (20/11) gelaran Olimpiade Sosiologi Nasional IV se-Indonesia dihelat. Bertempat di Gedung C7 lantai 3, setidaknya 327 siswa yang berasal dari 96 SMA/MA di 7 provinsi di Indonesia berkumpul untuk berkompetisi membuktikan siapa yang terbaik.

Moh. Solehatul Mustofa, Dekan FIS, dalam sambutannya berpesan bahwa “Mari junjung sportifitas dalam berkompetisi. Olimpiade Sosiologi Nasional IV se-Indonesia ini merupakan ajang pembuktian kompetensi siswa-siswi SMA/MA se-Indonesia. Siapa-siapa yang menguasai konsep-konsep sosiologi, memahami teori dengan baik, mempunyai kemampuan analisis kritis yang baik dan kepedulian sosial yang tinggi, maka dialah yang terbaik, yang akan menjuarai kompetisi ini. Selamat datang di Universitas Negeri Semarang, selamat berkompetisi”.

Sebagai informasi, ada empat tahapan seleksi dalam Olimpiade Sosiologi Nasional IV se-Indonesia diantarnya (1) Tahap Pertama adalah Tes Pilihan Ganda; (2) Tahap Kedua adalah Tes Vote Lock; (3) Tahap Ketiga adalah Lomba Cerdas Cermat; dan (4) Tahap Keempat adalah Lomba Debat. Empat tahapan yang cukup panjang. Sehingga tidak mengherankan jika juara dalam event ini merupakan suatu kebanggaan tersediri baik secara individu maupun kelembagaan.

Juara umum dalam Olimpiade Sosiologi SMA/MA IV se-Indonesia Tahun 2017 adalah Patricia Natasha Natio dari SMA Tarakanita Gading Serpong Tangerang. Sedangkan Juara II berhasil diraih oleh Alfino Fauzan Deba Rifka dari SMA N 1 Sukoharjo dan Juara III diraih oleh Aditya Wahyu Saputro dari SMA N 1 Gemolong Sragen. Adapun untuk Juara harapan I diraih Arlia Natasha Hadi dari SMA Tarakanita Gading Serpong Tangerang, Juara harapan II diraih oleh Josephine Johanna Sitorus dari SMA Unggul Del Laguboti Sumatera Utara dan Juara Harapan III diraih oleh Yoseph Budi Kurniawan dari SMA N 1 Boyolali.

Juara Umum berhak memboyong Piala Bergilir Rektor Unnes yang akan diperebutkan kembali 2 tahun mendatang. Sebelumnya Piala Bergilir dipegang oleh MAN Babat Lamongan (Tahun 2013) dan SMA N 1 Comal (Tahun 2015).

Selamat kepada para Juara, dan kepada semua peserta kami mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas peran dan partisipasinya. Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi kita semua dan menjadikan Sosiologi menjadi mata pelajaran yang semakin diperhitungkan dan dicintai oleh para siswa SMA/MA.

Fauzia, Umi, dan Iqbal Sabet Best Article dalam Ajang Olimpiade Sosiologi tingkat Nasional di UNY.

IMG-20171111-WA0003

 

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh civitas akademika Jurusan Sosiologi dan Antropologi FIS UNNES. Sabtu (11/11) Umi, Fauzia, dan Iqbal berhasil meraih prestasi Best Article dalam Ajang Olimpiade Sosiologi tingkat Nasional di Universitas Negeri Yogyakarta.

Artikel mereka berhasil menyisihkan 16 pesaingnya dari UGM, UI, UNY, UNJ, UNS, dan kampus-kampus ternama lainnya di Indonesia.

“Saya bangga, dan saya berharap semakin banyak mahasiswa kita yang berprestasi di tingkat nasional. Kita harus menunjukkan bahwa kita bisa. Ayo, adik-adik angkatan harus bisa melanjutkan prestasi-prestasi kakak angkatan” papar Kuncoro Bayu, selaku Ketua Jurusan.

Bedah Undang-Undang Desa, Bersama R. Yando Zakaria

Jumat (10/11) Pusat Kajian dan Pengembangan Masyarakat Pedesaan Jurusan Sosiologi dan Antropologi FIS UNNES, menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD). Tema besar yang diangkat dalam FGD ini adalah “Bedah Undang-Undang Desa: Peluang dan Tantangan bagi Masyarakat Desa dan Perguruan Tinggi”.

Bertindak sebagai fasilitator dalam FGD ini adalah R. Yando Zakaria, Pendiri dan Peneliti Lingkar Pembaruan Desa dan Agraria-Yogyakarta. Beliau seklaigus juga sebagai salah satu Tim Ahli DPR RI dalam RUU Desa.
“Desa harus semakin berdaya dengan adanya UU Desa. Potensi-potensi desa mestinya bisa dioptimalkan untuk kemaslahatan masyarakat, sehingga desa tidak ditinggalkan oleh generasi mudanya.” papar Yando.