Pelatihan Public Speaking bersama Wahyu Triana

Jumat (20/12) Sosant kedatangan tamu spesial. Kali ini Wahyu Triana, alumni Jurusan Sosiologi dan Antropologi yang telah sukses dan malang melintang di bidang kepewaraan, berkesempatan membagikan ilmunya kepada mahasiswa dalam kegiatan Pelatihan Public Speaking. Kegiatan ini sebagai bentuk pengembangan soft skill mahasiswa di era informasi seperti saat ini.

Perlu diketahui, Wahyu Triana merupakan alumni Sosant dengan predikat sebagai lulusan terbaik, yang juga berhasil mendapatkan Beasiswa LPDP di Jurusan Antropologi UGM. Di lain kesempatan, dia juga meraih prestasi sebagai Miss Persahabatan Wardah 2018.

Saat ini dia disibukkan dengan menjadi MC di banyak kegiatan Bappenas, LPDP Nasional, dan di banyak event lainnya.

“Suatu kebanggaan mahasiswa  Sosant bisa belajar langsung dari alumninya. Sekaligus ini sebagai wujud kontribusi alumni dalam memajukan almamaternya. Sesuai dengan kompetensi yang dimiliki alumni. Ke depan akan ada banyak alumni yang kami libatkan dalam pengembangan SDM Unggul Mahasiswa Jurusan Sosiologi dan Antropologi” papar Asma selaku Ketua Jurusan Sosant.

Jurusan Sosiologi dan Antropologi FIS UNNES Raih Tiga Penghargaan dalam Ajang FIS Award Tahun 2018

Semarang (21/12), Fis Award adalah sebuah ajang bergengsi tingkat fakultas dalam bentuk penganugrahaan terhadap prestasi dan kinerja yang dicapai oleh dosen, karyawan dan mahasiswa selama satu tahun di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi dan memacu semangat kerja dan prestasi bagi seluruh warga FIS UNNES.

Dalam pelaksanaan FIS Award Tahun 2018 ini, Jurusan Sosiologi dan Antropologi berhasil meraih 3 (tiga) penghargaan sekaligus yaitu, kategori Sub-Unit dengan Kinerja Terbaik se-FIS UNNES, kategori Dosen Teladan yang diberikan kepada Dr. Atika Wijaya, dan kategori Mahasiswa Berprestasi yang diraih oleh Sdr. Tiara Dwi Syania.

Ketua Jurusan Sosiologi dan Antropologi, Kuncoro Bayu Prasetyo, S.Ant., M.A menyampaikan, dipenghujung  tahun 2018 ini menjadi sebuah moment yang membahagiakan sekaligus menjadi spirit di tahun yang akan datang.  Karena Jurusan Sosant mendapat 3 (tiga) penghargaan sekaligus dalam ajang FIS Award Tahun 2018. Selanjutnya beliau mengucapkan terimakasih kepada seluruh warga Sosant dan berharap tradisi berprestasi ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan untuk tahun-tahun yang akan datang.

Selenggarakan Seminar Nasional Kebudayaan, HIMA SOSANT Hadirkan Sujiwo Tejo

Sabtu (20/10) Himpunan Mahasiswa Sosiologi dan Antropologi FIS UNNES menyelenggarakan Seminar Nasional Kebudayaan, bertempat di Audiotorium Prof Wuryanto UNNES kegiatan ini dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial UNNES Dr. Moh. Solehatul Mustofa M.A. Dalam Sambutannya beliau menyampaikan, saat ini kita berada di era disrupsi dimana semua berubah dengan cepat. Pengetahuan dan Pemahaman  nilai-nilai budaya sangat di perlukan guna dijadikan pegangan dalam menitih tahapan zaman. Selanjutnya Beliau berpesan kepada mahasiswa supaya senantiasa mempertahankan nila-nila kebudayaan ditengah perkembangan era digital.

Seminar Nasional yang mengangkat tema tentang “Urgensi Nilai-Nilai Budaya di Era Disrupsi” ini mengundang Budayawan Nasional Sujiwo Tejo dan CEO PT Identix Pratama Indonesia sekaligus penggiat batik nasional Irma Susanti., S.Pd. dengan Moderator Drs. Ilyas M.Ag dosen FIP UNNES. dalam ceramahnya di hadapan hampir 1000 mahsiswa, Sujiwo Tedjo menekankan “jika kita ingin lebih hebat dari negara lain, maka kita harus nguri-uri budaya kita”.

Kegiatan ini semakin meriah ketika sujewo Tejo membawakan lagu yang dikolaburasikan bersama paduan suara UNNES. ada beberapa lagu yang dinyanyikan seperti lagu Sugih Tanpo Bondo, Semacam Riang, Lullaby dan lagu Jawa lainnya ciptaan sujewo tejo.

JURUSAN SOSIOLOGI DAN ANTROPOLOGI FIS UNNES MENJADI TUAN RUMAH DALAM KEGIATAN RAKORNAS AP3SI

Jurusan sosiologi dan antropologi  FIS UNNES menjadi tuan rumah dalam kegiatan Rapat Kordinasi Nasional Asosiasi Profesi Peneliti dan Pendidik Sosiologi Indonesia (AP3SI) pada tanggal (11-12/10). Bertempat di Hotel Grasia Semarang, kegiatan ini dihadiri 14 Perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.

Rakornas AP3SI ini dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FIS UNNES Drs Ngabiyanto, M.Si dalam sambutannya beliau menyampaikan, kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan hubungan kerjasama lintas Perguruan Tinggi di Indonesia. Implementasi nyata dari kegiatan kerjasama  tersebut bisa ditunjukan dengan dilaksanakanya pertukaran dosen lintas perguruan tinggi, kerjasama dalam PPG, pengembangan penelitian bersama, turut berpartisipasi dengan mengirimkan delegasi mahasiswa dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan di Perguruan Tinggi.

Kegiatan Rakornas AP3SI ini secara garis besar menghasilkan beberapa rumusan diantaranya; penguatan kelembagaan lintas Perguruan Tinggi, Advokasi PPG, Olimpiade Guru Sosiologi Nasional, Seminar Internasional dengan Prosiding Terindek Scopus, dan Pengembangan Jurnal.

Riset Bersama Sosant UNNES-Sosiologi UTM di Tanah Madura

Tanggal 25-28 September 2018 menjadi momen istimewa bagi UNNES dan Univ Trunojoyo Madura (UTM). Pada rentang waktu tersebut, telah dilakukan Riset Bersama tentang Sapi Sonok Madura di Desa Dempo Timur, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan. Sapi sonok sendiri merupakan salah satu bentuk aktualisasi sistem sosial budaya Madura yang khas. Kontes sapi sonok atau sapi cantik adalah sisi lain dari bagaimana sapi menjadi bagian dari denyut nadi masyarakat pedesaan Madura, selain dari sapi kerapan.

Penelitian ini dipayungi oleh kegiatan Kuliah Lapangan Masyarakat dan Kebudayaan yang secara rutin dilakukan oleh Jurusan Sosiologi dan Antropologi UNNES pada tiap tahunnya. Kegiatan ini diikuti oleh 81 mahasiswa serta 6 dosen Sosant UNNES dan 20 mahasiswa beserta 4 dosen UTM.

Menurut koordinator Kuliah Lapangan , Hartati Sulistyo Rini, S.Sos, M.A., hal ini terlaksana bukan hanya sebagai bagian dari perkuliahan lapangan yg melatih mahasiswa utk melakukan penelitian lapangan. Adanya kolaborasi ini adalah juga bagian dari komitmen Jurusan Sosiologi dan Antropologi UNNES utk memperluas jejaring tri dharma perguruan tinggi sebagai modal sosial yang memperkuat kelembagaan dan kualitas penelitian.

Hasil dari riset ini akan disusun dan dipublikasikan bersama oleh kedua belah pihak. Riset ini diharapkan akan memperkuat khazanah kebhinekaan Indonesia dalam perspektif Sosiologi dan Antropologi.

Dr. Totok Rochana, M.A. resmi menjadi doktor ke – 9 di Sosant

Pak Totok bersama Tim Penguji

Setelah melalui perjuangan panjang dan tak kenal lelah, akhirnya salah satu dosen senior Jurusan Sosiologi dan Antropologi FIS UNNES, Pak Totok Rochana atau yang populer dengan panggilan Pak T.O. hari ini tanggal 30 Agustus 2018 menjalani Ujian Terbuka Promosi doktor di Program Pasca Sarjana UNNES, dan secara resmi berhak menyandang gelar doktor di Bidang Manajemen Pendidikan. Dengan demikian, saat ini dari 22 orang dosen Jurusan Sosant, 9 orang diantaranya telah menyandang gelar doktor dan menjadikan Sosant sebagai jurusan dengan jumlah doktor terbanyak di Fakultas Ilmu Sosial UNNES.

Selamat kepada Pak Totok , semoga keberadaan Doktor pendidikan yang baru akan semakin memperkuat Jurusan SOSANT dalam mendukung upaya revitalisasi LPTK yang telah dicanangkan UNNES.